Pada artikel ini saya akan jabarkan beberapa alasan mengapa para remaja di era MEA harus terbebas dari rokok? antara lain :
1. SDM yang sehat
Sumber Daya Manusia yang sehat sangat di butuhkan guna menunjang produktivitas, kreatifvitas sehingga bisa bekerja optimal guna menghasilkan sesuatu yang sudah di rencanakan dengan maksimal. maka dengan SDM yang sehat Indonesia bisa bersaing di era MEA ini.
2. zat-zat berbahaya
ACROLEIN ; zat berbentuk cair tidak berwarna
diperoleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan
mengeringkannya. Pada dasarnya zat ini mengandung alkohol yang pasti
sangat mengganggu kesehatan.
KARBON MONOXIDA ; gas yang tidak berbau. Zat ini
dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat karbon.
Jika karbon monoxida ini masuk ke dalam tubuh dan dibawa oleh hemoglobin
ke dalam otot-otot tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat
molekul oksigen. Apabila didalam hemoglobin itu terdapat karbon
monoxida, berakibat seseorang akan kekurangan oksigen.
NIKOTIN ; cairan berminyak tidak berwarna. Zat ini
bisa menghambat rasa lapar. Jadi menyebabkan seseorang merasa tidak
lapar karena mengisap rokok.
AMMONIA ; gas yang tidak berwarna, terdiri dari
nitrogen dan hidrogen. Memiliki bau yang sangat tajam dan merangsang.
Zat ini sangat cepat memasuki sel-sel tubuh dan kalau disuntikkan
sedikit saja pada aliran darah akan membuat pingsan atau koma.
FORMIC ACID ; cairan tidak berwarna, tajam baunya, bisa bergerak bebas dan dapat membuat lepuh.
HYDROGEN CYANIDE ; gas tidak berwarna, tidak berbau
dan tidak ada rasa. Zat ini paling ringan dan mudah terbakar. Cyanide
mengandung racun berbahaya dan jika dimasukkan langsung ke dalam tubuh
akan berakibat kematian.
NITROUS OXIDE ; gas tidak berwarna dan jika diisap
dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan membuat rasa sakit. Zat ini
awalnya adalah untuk zat pembius pada saat operasi.
FORMALDEHYDE ; gas tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini bersifat pengawet dan pembasmi hama.
PHENOL ; zat ini terdiri dari campuran kristal yang
dihasilkan dari distilasi zat-zat organik misalnya kayu dan arang.
Phenol bisa terikat didalam protein dan menghalangi kerja enzyme.
ACETOL ; zat ini adalah hasil dari pemanasan aldehyde dan menguap dengan alkohol.
HYDROGEN SULFIDE ; gas yang mudah terbakar dan berbau keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi berisi pigmen).
PYRIDINE ; cairan tidak berwarna dan berbau tajam. Zat ini mampu mengubah alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.
METHYL CHLORIDE : merupakan campuran zat-zat
bervalensa satu atas mana hidrogen dan karbon sebagai unsur utama. Zat
ini merupakan compound organis yang sangat beracun dan uapnya bersifat
sama dengan pembius.
METHANOL ; cairan ringan yang mudah menguap dan terbakar. Jika diminum dan diisap dapat berakibat pada kebutaan dan kematian.
TAR ; cairan kental berwarna coklat tua atau hitam
didapatkan dengan cara distilasi kayu dan arang juga dari getah
tembakau. Zat inilah yang menyebabkan kanker paru-paru.
3. dampak bagi kesehatan
A. Penyakit jantung: Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh
darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan
plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal
ini menyebabkan penyakit jantung. Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan
angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar
terblokir, serangan jantung bisa terjadi. Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok,
semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau
menderita serangan jantung atau stroke.
B. Penyakit paru: Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena
merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif
kronik (PPOK). Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu
ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi
tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau
bronkitis, tapi gejala biasanya akan*jauh lebih buruk di kemudian hari,
menurut American Cancer Society.
C. Kanker paru dan kanker lainnya: Kanker paru2 sudah lama dikaitkan dg bahaya rokok, yang juga dapat
menyebabkan terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau
laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan
kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker
darah (leukemia).
D. Diabetes: Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Cleveland
Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes,
seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh
darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.
E. Impotensi: Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah
perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke seluruh
bagian tubuh. Pembuluh darah ke p3nis kemungkinan juga akan terpengaruh
karena merupakan pembuluh darah yg kecil & dapat mengakibatkan
disfungsi ereksi/impoten.
F. Menimbulkan Kebutaan: Seorang yang merokok menimbulkan meningkatnya resiko degenerasi makula
yaitu penyebab kebutaan yang dialami orang tua. Dalam setudi yg
diterbitkan dalam 'Archives of Ophthalmology' pada tahun 2007 menemukan
yaitu orang merokok empat kali lebih mungkin dibanding orang yang bukan
perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yg merusak makula, pusat
retina, dan menghancurkan penglihatan sentral tajam.
G. Penyakit mulut: Penyakit mulut yang disebabkan oleh rokok antara lain kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, penyakit pada gigi dan nafas.
H. Gangguan Janin: Merokok berakibat buruk terhadap kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan dan kehamilan,
termasuk infertilitas (kemandulan), keguguran, kematian janin, bayi
lahir berberat badan rendah, dan sindrom kematian mendadak bayi.
I. Gangguan Pernafasan: Merokok meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga
sepuluh kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit paru kronis
disebabkan oleh merokok.
Sebagai generasi muda bangsa yang dituntut lebih aktif dan berperan
dalam negara, baiknya kita bisa memahami dan ikut mengkampanyekan 'no
smoking' bukan hanya dihari kampanye 31 Mei, akan tetapi setiap hari dan
setiap saat. Mirisnya, saat ini Rokok sudah dikonsumsi oleh anak-anak dibawah umur
dan sudah menjadi sebuah 'keharusan' dalam artian mereka sudah candu
terhadap rokok tersebut. Mereka seakan terbebaskan oleh sebatang rokok
yang mereka isap.
sumber gambar : http://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2015/08/27/rokok-55df227d737e61c50a014512.jpg
sumber artikel : https://nervouzer.wordpress.com/info-kesehatan/rokok/
http://kemonbaca.blogspot.co.id/2012/08/bahaya-merokok-akibat-dan-bahaya-rokok.html
diunggah pada : 7 April 2016 pukul 15:24


Posting Komentar